Anggota Komisi IX DPR RI "Ade Rezki Pratama" Sosialisasi Pilar Transformasi Kesehatan, Di Kamang Magek, Bekerjasama Dengan Pusat Sistem Dan Strategi Kesehatan. -->

Advertisement

Anggota Komisi IX DPR RI "Ade Rezki Pratama" Sosialisasi Pilar Transformasi Kesehatan, Di Kamang Magek, Bekerjasama Dengan Pusat Sistem Dan Strategi Kesehatan.

Mata Jurnalist
Kamis, 14 Desember 2023

Agam, Redaksi Baritonagari.com_Sosialisasi Pilar Transformasi Kesehatan berlangsung di Aula SMPN 2 Kamang Magek, Kamis (14/12) sore. Ade Rezki Pratama SE, MM, Anggota Komisi IX DPR RI, bekerjasama dengan pusat sistem dan Strategi Kesehatan, memimpin acara yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Agam Dr Novi Irwan S.Pd MM.

Kegiatan diadakan di Aula SMPN 2 Kampuang Baru, Nagari Kamang Tangah Anam Suku, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Provinsi sumater barat. dihadiri Analis Kebijakan Ahli Pertama Kemenkes RI Lufthans Arstipendi S.I.Kom Msc GUH. Ketua DPRD Kabupaten Agam Dr Novi Irwan S.Pd MM, serta para undangan, lebih kurang 600 orang peserta.

Analis Kebijakan Ahli Pertama Kemenkes RI, Lufthans Arstipendi S.I.Kom Msc GUH, dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan tempat tinggal. "Perilaku hidup bersih dan sehat, pengembangan gizi, dan pemberantasan nyamuk adalah langkah-langkah kunci," ujarnya.

Ade Rezki Pratama dalam sambutannya mengatakan bahwa kesehatan merupakan harta berharga yang tidak bisa diukur dengan materi. 

Dia mengajak masyarakat menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, termasuk asupan gizi seimbang dan pemeriksaan kesehatan rutin.
Dalam konteks program pemerintah, Ade Rezki Pratama memaparkan pentingnya mendukung BPJS Kesehatan, khususnya di Kabupaten Agam. Ia menyoroti program pusat untuk mencegah stunting dengan mengatur batasan usia pernikahan.

"Stunting dapat dicegah dengan menghindari pernikahan dini dan mengatur jarak kelahiran. Masyarakat diminta untuk mengurus persyaratan BPJS Kesehatan di kantor nagari," katanya.

Program ini bertujuan menjadikan Indonesia sebagai manusia emas pada tahun 2045 dengan fokus pada kesehatan ibu dan anak-anak serta pencegahan stunting. 

Pada kesempatan itu Ade Rezki Pratama menegaskan bahwa melalui kerjasama dan kesadaran masyarakat, target ini dapat tercapai, pungkasnya.***

Pewarta : sutan mudo.