Jasman Rizal: Payakumbuh Masih dikejar-kejar sampah, Pilahlah sampah sejak dari Rumah

Barito Nagari
By -
0

PJ. Wali Kota Payakumbuh Drs. Jasman, M.M Datuak Bandaro Bendang ketika memberi bantuan secara simbolis kepada pengurus Masjid Al-Ihsan di Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Senin malam (18/03/2024)
 

Payakumbuh, BaritoNagari.Com - "Payakumbuh Masih dikejar-kejar sampah," hal itu yang menjadi topik utama pembicaraan PJ. Wali Kota Payakumbuh Drs. Jasman, M.M Datuak Bandaro Bendang ketika Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kota Payakumbuh yang ia pimpin berkunjung ke Masjid Al-Ihsan di Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Senin malam (18/03/2024).

 

Hadir juga ketika itu Sekda Kota Payakumbuh Drs. H. Rida Ananda, M.Si., Asisten I, II dan III, Staf Ahli Wali Kota, Kabag Kesra Setko Payakumbuh, Efrizal, Kepala OPD se-Kota Payakumbuh, Pimpinan Bank Nagari, Pimpinan PDAM, dari Kominfo, Ketua MUI, Ketua Baznas, Kemenag Kota Payakumbuh, Ketua LKAAM, Camat, dan Lurah. Ketua KAN Koto Panjang, Pengurus Masjid beserta jama'ah. Taushiyah Ramadhan disampaikan oleh ustazd Fitra Yadi Malin Parmato dengan tema "Muhasabah Diri".


Dalam sambutannya sebagai ketua tim pada Safari Ramadhan itu PJ. Wali Kota Payakumbuh Jasman Rizal menyampaikan
"Pada kesempatan ini saya menyampaikan persoalan sampah di Kota Payakumbuh. Tadi kita berbuka bersama di rumah dinas wali kota, ada LKAAM juga. Tadi kami membahas tentang sampah, kita di Payakumbuh ini sekarang sedang dikejar-kejar sampah." katanya.

 

"Biasanya setiap hari ada 30 truk sampah dari Payakumbuh ini dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Payakumbuh, lancar tidak ada kendala. Karena kemaren terjadi longsor pada Rabu, 20 Desember 2023, kemudian pembuangan sampah dialihkan ke TPA di kota Padang. Sehingga hanya 15 truk sampah saja yang bisa kita buang setiap harinya. Sisanya, itulah yang bertumpuk-tumpuk di tempat-tempat sampah di sepanjang jalan." paparnya.


"Sekarang kita sudah diperbolehkan kembali membuang sampah ke TPA Regional di Payakumbuh. Dalam waktu dua bulan ini, kita aman dalam pembuangan sampah.

"Kami mengajak semua elemen masyarakat agar peduli dengan kebersihan kota kita salah satunya dengan memilah sampah dari rumah-tangga kita masing-masing," pintanya. 

 

"Tolonglah yang dibuang itu betul-betul sampah, kalau pempers, pembalut, plastik, buahlah ke tempat sampah. Tetapi kalau sayur, kulit pisang, yang organik, olah sendiri di rumah, buat lobang." harapnya.

 

"Saya berharap, supaya parik paga nagari bisa berperan dalam menjaga nagari kita masing-masing, jangan sampai orang membuang sampah sembarangan di tempat kita, ini sampah yang berserak-serakan ini bukan dari sini, namun dari luar, tengah malam dibuangnya ke situ." ungkapnya. 

 

"Siang malam kami  bersama dinas, opd, camat, lurah, sibuk mengurus sampah ini, itulah sekarang persoalan kita bersama-sama." tambahnya. 

 

"Sekarang Pilpres kan sudah selesai, biduak lalu, kiambang batawuik. Jangan ada lagi pihak-pihak ini-itu lagi, hilangkan semuanya, tidak lama lagi kita akan memasuki Pilkada pula, peliharalah persatuan kita. Ini dinamika demokrasi, bijaklah kita dalam berdemokrasi." pungkasnya.


Di akhir acara itu PJ. Wali Kota Payakumbuh bersama kepala cabang Bank Nagari Payakumbuh menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus Masjid Al-Ihsan Koto Panjang dalam sebanyak 50 juta ditambah 2.5 juta rupiah. Dan berharap semoga bantuan yang sedikit ini bisa membantu pembangunan masjid ini.

 

Tidak ketinggalan pula, Sekda Kota Payakumbuh Drs. H. Rida Ananda, M.Si., bersama Camat Latina dan Lurah Koto Panjang Dalam akan membantu pengurusan tambah daya listrik masjid. Karena sebelum acara dimulai listrik masjid sempat mati karena kekurangan daya.

 

 Pewarta: F. Malin Parmato

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)